Bawaslu Kota Blitar Ikuti Cangkrukan Demokrasi, Bahas Strategi Hadapi Fenomena Buzzer Demokrasi
|
Bawaslu Kota Blitar mengikuti kegiatan Cangkrukan Demokrasi Divisi Humas dan Data Informasi (Datin) tahun 2025 yang dilaksanakan secara daring pada Senin, 15 September 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Kehumasan dan Data Informasi dalam Menangani Fenomena Buzzer Demokrasi”. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dari kantor masing-masing melalui platform Zoom Meeting. Dari Bawaslu Kota Blitar, kegiatan ini diikuti oleh Ketua Bawaslu Kota Bliutar Roma Hudi Fitrianto serta Kordiv HPPH Bawaslu Kota Blitar bersama staf.
Acara ini dibuka dengan laporan panitia yang disampaikan oleh Kabag HHDI, Riche Rahmawaty Sumaka. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur Divisi Humas dan Datin, Dwi Endah Prasetyowati. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran kehumasan dan data informasi di era digital saat ini. Menurutnya, fenomena buzzer demokrasi menjadi tantangan yang nyata bagi lembaga pengawas pemilu. Oleh karena itu, strategi yang tepat sangat dibutuhkan agar Bawaslu dapat menghadapi isu ini dengan profesional.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari beberapa narasumber perwakilan Bawaslu kabupaten. Materi pertama disampaikan oleh Jagat Putradona dari Bawaslu Kabupaten Jombang. Selanjutnya, Wiwin Riza Kurnia, Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kabupaten Jember menyampaikan materi kedua. Materi ketiga diisi oleh Muhammad Hamdaani dari Bawaslu Kabupaten Kediri, sedangkan materi keempat dipaparkan oleh M. Farid Achiyani dari Bawaslu Kabupaten Lamongan. Setiap pemateri memberikan perspektif mengenai strategi menghadapi buzzer demokrasi berdasarkan pengalaman di daerah masing-masing.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu oleh Abda Pribumi, staf Bawaslu Kabupaten Jombang, selaku moderator. Diskusi ini melibatkan seluruh peserta dari Bawaslu kabupaten/kota se-Jawa Timur, termasuk Bawaslu Kota Blitar yang turut aktif memberikan pandangan. Melalui diskusi ini, tercipta ruang berbagi pengalaman serta solusi praktis dalam menangani tantangan komunikasi publik. Kegiatan ditutup dengan penegasan kembali mengenai pentingnya sinergi dan inovasi dalam bidang kehumasan dan data informasi. Dengan partisipasi ini, Bawaslu Kota Blitar semakin siap menghadapi dinamika demokrasi, termasuk fenomena buzzer yang berkembang di ruang publik.