Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Blitar Ikuti Rakor Virtual Strategi Pengawasan PDPB Tahun 2026

bawaslu

Bawaslu Kota Blitar mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Virtual Strategi Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur pada 30 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh Sarwi Ruci selaku Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Blitar beserta staf pengawasan. Rapat ini menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan pengawasan PDPB tahun 2025 sekaligus penyusunan strategi pengawasan tahun 2026. Kegiatan dibuka oleh Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Eka Rahmawati.

Dalam arahannya, Eka Rahmawati menegaskan bahwa rapat ini bukan sekadar agenda awal tahun, melainkan forum evaluasi menyeluruh atas kualitas pengawasan PDPB selama tahun 2025. Ia menekankan bahwa standar pengawasan tidak boleh menurun dan justru harus ditingkatkan pada tahun 2026. Beberapa kabupaten/kota masih mendapat catatan terkait rendahnya capaian pengawasan dan ketidaktertiban administrasi, khususnya pada pendokumentasian Form A. Kondisi tersebut dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas output dan outcome pengawasan.

Pada tahun 2026, Bawaslu Provinsi Jawa Timur menetapkan perubahan target pengawasan PDPB, terutama pada pelaksanaan uji petik. Target sampel pemilih baru serta pemilih pindahan atau meninggal dunia (TMS) ditingkatkan guna memperluas jangkauan pengawasan. Selain itu, mekanisme pelaporan hasil pengawasan diubah dari bulanan menjadi mingguan setiap hari Jumat. Perubahan ini ditujukan untuk memperkuat kendali mutu dan monitoring berkelanjutan terhadap kinerja pengawasan di daerah.

Bawaslu Kota Blitar mencermati penekanan pentingnya ketertiban administrasi dan pendokumentasian hasil pengawasan sebagai bagian dari akuntabilitas kelembagaan. Seluruh hasil uji petik diwajibkan dituangkan dalam Form A serta disampaikan melalui mekanisme pleno sebagai sikap resmi lembaga. Penguatan koordinasi lintas divisi dan respons cepat terhadap kendala lapangan menjadi poin penting dalam strategi pengawasan PDPB 2026. Dengan strategi tersebut, Bawaslu Kota Blitar berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas pengawasan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan.