Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Blitar Tanamkan Semangat Pengawasan Pemilu pada Pelajar SMAN 1 Blitar

BAWASLU

Bawaslu Kota Blitar kembali melaksanakan program Bawaslu Goes to School sebagai upaya memperkuat pendidikan politik dan pengawasan partisipatif bagi generasi muda. Kegiatan ini digelar pada Jumat, 14 November 2025, bertempat di SMAN 1 Blitar. Para peserta yang terdiri dari pengurus OSIS dan perwakilan kelas mengikuti kegiatan dengan antusias dari awal hingga akhir. Melalui program ini, Bawaslu berupaya membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya keterlibatan aktif pelajar dalam proses demokrasi. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal para peserta.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Suraningsih selaku Humas SMAN 1 Blitar yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bawaslu dalam memberikan edukasi politik kepada pelajar. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pemahaman mengenai demokrasi dan kepemiluan penting untuk dibangun sejak bangku sekolah. Suraningsih juga berharap para siswa dapat menjadi bagian dari generasi yang peka terhadap isu-isu kepemiluan dan mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya. Ia mengajak seluruh peserta untuk menyimak materi dengan sungguh-sungguh demi memperluas wawasan mereka. Suasana pembukaan berlangsung hangat dan penuh semangat belajar.


Setelah sesi pembukaan, Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, memberikan pemaparan awal yang berisi pesan moral dan motivasi bagi para pelajar. Dalam penyampaiannya, Roma menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan arah demokrasi ke depan. “Kalian adalah generasi emas yang akan menjadi penentu masa depan demokrasi pada Pemilu 2029. Peran kalian bukan hanya memilih, tetapi ikut menjaga prosesnya tetap jujur dan berintegritas,” ujar Roma Hudi Fitrianto. Ia juga mendorong para siswa untuk berani berpendapat, peduli pada lingkungan sosial, serta menolak segala bentuk pelanggaran pemilu. Antusiasme peserta terlihat saat Roma mengajak mereka menjadi pelajar yang kritis dan berperan aktif dalam mengawal demokrasi.


Materi kemudian dilanjutkan oleh Sarwi Ruci, Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Blitar, yang memaparkan pentingnya peran pelajar sebagai bagian dari masyarakat yang kritis dan peduli terhadap proses kepemiluan. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar tugas Bawaslu di masa non-tahapan, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi sekaligus kepedulian mereka terhadap keberlangsungan demokrasi. Hal ini menjadi bukti bahwa pelajar SMAN 1 Blitar memiliki kesadaran yang tumbuh untuk berperan sebagai pengawas partisipatif. Sarwi menjelaskan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan saat pemilu berlangsung, tetapi juga melalui sikap bijak dalam menerima informasi dan menjaga nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ditutup dengan post-test sebagai upaya mengukur peningkatan pemahaman peserta sekaligus memperkuat komitmen mereka dalam mendukung terciptanya pemilu yang berintegritas.