Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Blitar Terima Kunjungan KPU Kota Blitar Jelang Pleno PDPB Triwulan I

bawaslu

Bawaslu Kota Blitar menerima kunjungan dari KPU Kota Blitar dalam rangka pembahasan menjelang pelaksanaan Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Kota Blitar ini menjadi bagian dari upaya penguatan koordinasi antar penyelenggara pemilu. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi terkait berbagai hal yang berkaitan dengan pengawasan data pemilih.

Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, menyambut baik kunjungan dari KPU Kota Blitar. Ia menyampaikan bahwa koordinasi dan sinergi antar lembaga penyelenggara pemilu sangat penting untuk menjaga kualitas data pemilih. Menurutnya, komunikasi yang baik antara Bawaslu dan KPU dapat meminimalisir potensi permasalahan dalam setiap tahapan pemutakhiran data pemilih. Oleh karena itu, Bawaslu Kota Blitar terus mendorong adanya koordinasi yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya menyampaikan bahwa pertemuan ini juga bertujuan untuk melakukan penyamaan persepsi. Hal ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang sebelumnya dilakukan bersama KPU Provinsi Jawa Timur. Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan setiap tahapan yang berkaitan dengan pemutakhiran data pemilih dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Diskusi tersebut juga menjadi ruang bertukar informasi antara kedua lembaga.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Blitar sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Sarwi Ruci, menyampaikan hasil pelaksanaan uji petik yang telah dilakukan oleh Bawaslu Kota Blitar. Data hasil uji petik tersebut disusun sebagai bahan saran perbaikan yang nantinya akan disampaikan kepada KPU Kota Blitar. Selain itu, dalam pertemuan ini juga dibahas rencana pelaksanaan Coklit Terbatas yang akan dilakukan oleh KPU Kota Blitar. Bawaslu Kota Blitar berharap melalui koordinasi ini proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan lebih akurat dan berkualitas.

Penulis: Sandraprisc