Melalui Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kota Blitar Mengawal Hak Pilih Penyandang Disabilitas
|
Meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya pengawasan pemilu, Bawaslu Kota Blitar mengajak penyandang disabilitas untuk turut hadir dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif. Sosialisasi ini mengambil tema Mengawal Hak Pilih Penyandang Disabilitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang Bawaslu Kota Blitar pada hari Kamis (05/10/2023). Bertindak sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Kepala Bakesbangpol Kota Blitar Toto Robandiyo dan Akademisi Universitas Islam Balitar Abdul Aziz Alkaharudin.
Roma Hudi Fitrianto selaku ketua Bawaslu Kota Blitar memberikan sambutan dan menyatakan bahwa tujuan diselenggarakannya kegiatan ini agar para penyandang disabilitas dapat ikut serta melibatkan diri secara aktif dalam Pemilu 2024. “Dalam Pemilu, disabilitas juga memiliki hak yang sama untuk memberikan suaranya, maka hak- hak disabilitas juga harus dipenuhi” tutur Roma.
Sulaksono, selaku Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Blitar berkesempatan untuk membuka kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa Dinas Sosial selalu hadir dalam kegiatan yang melibatkan disabilitas, dalam pelaksanaannya ia berpesan bahwa instansi lain juga memiliki kesempatan yang sama agar dapat memberikan pendampingan untuk menyalurkan informasi serta sarana kepada para penyandang disabilitas. Sehingga peran serta pemerintah dapat merata untuk mewujudkan Kota Blitar yang ramah bagi disabilitas.
Pada sesi materi dan diskusi Toto Robandiyo memberikan materi tentang hak disabilitas.”Kita harus mengedepankan keinginan dan partisipasi masyarakat dalam pemilu dengan memenuhi fasilitas yang dibutuhkan saat menyalurkan hak pilih” ujar Toto. Ia berharap partisipasi masyarakat termasuk disabilitas dapat meningkat pada Pemilu di tahun 2024.
Abdul Aziz Alkahardin menyampaikan pesan dalam materi yang ia sampaikan agar peserta yang hadir pada kegiatan ini untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak.
“Jangan Golput! Karena suara kita yang akan menentukan kebijakan politik mana yang akan dilaksanakan kedepannya” pesan Aziz.
Kegiatan sosalisasi ini mengundang antusiasme dari peserta untuk memberikan pertanyaan dan saran. Dengan adanya kegiatan yang melibatkan disabilitas ini diharapkan semua aspirasi yang sudah disampaikan dapat ditampung untuk menciptakan Pemilu yang adil dan meningkatkan partisipasi dari penyandang disabilitas.