Saran Perbaikan Disampaikan, Bawaslu Kota Blitar Awasi Pelaksanaan Rapat Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026
|
Bawaslu Kota Blitar menghadiri Rapat Pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 02 April 2026 di Aula Kantor KPU Kota Blitar. Dalam forum tersebut, Bawaslu Kota Blitar menjalankan fungsi pengawasan dengan menyampaikan saran perbaikan terhadap proses pemutakhiran data pemilih. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam memastikan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas demokrasi di Kota Blitar. Adapun kegiatan ini dihadiri stakeholder terkait, antara lain Bawaslu, Polres, Kodim 0808, Dispendukcapil, Bakesbangpol, Lapas, dan LPKA Kota Blitar.
Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pemutakhiran data pemilih. Ia menegaskan bahwa Bawaslu juga melakukan uji petik secara langsung di lapangan sebagai bentuk pengawasan aktif.
“Bawaslu Kota Blitar melakukan uji petik dengan turun langsung dari rumah ke rumah guna memastikan kesesuaian data di lapangan. Kami juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Polres, Kodim, Lapas, dan Dispendukcapil sebagai bentuk dukungan terhadap validitas data pemilih. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah terlibat dalam pengawasan coklit Triwulan I, sehingga data yang dihasilkan semakin berkualitas,” ujar Roma.
Pada Rapat Pleno PDPB TW I Tahun 2026 ini dipimpin langsung oleh Rangga Bisma Aditya selaku Ketua KPU Kota Blitar. Berdasarkan hasil pleno, jumlah pemilih di Kota Blitar pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat sebanyak 122.664 pemilih, yang terdiri dari 59.897 pemilih laki-laki dan 62.767 pemilih perempuan. Data tersebut tersebar di 21 kelurahan pada 3 kecamatan di Kota Blitar. Bawaslu Kota Blitar memandang bahwa sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam menjaga akurasi data pemilih. Ke depan, pengawasan akan terus diperkuat guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.