Bawaslu Kota Blitar Gelar Rapat Teknis Pengelolaan Arsip untuk Perkuat Kelembagaan
|
Bawaslu Kota Blitar menyelenggarakan rapat koordinasi teknis peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan arsip di lingkungan internal lembaga pada Rabu, 17 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan Bawaslu Kota Blitar beserta seluruh staf sekretariat. Fokus utama rapat adalah perencanaan pengelolaan arsip, khususnya arsip inaktif yang perlu dilakukan pemilahan sesuai jadwal retensi. Langkah ini dipandang penting untuk menjaga kerapian administrasi kelembagaan. Selain itu, pengelolaan arsip juga menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi yang lebih profesional.
Dalam jalannya rapat, peserta mendiskusikan mekanisme pemilahan arsip berdasarkan kategori retensi yang sudah ditetapkan. Proses ini diharapkan dapat memudahkan pencarian kembali dokumen apabila sewaktu-waktu diperlukan. Arsip inaktif akan dipilah sesuai masa simpan, sehingga tidak menumpuk secara berlebihan. Dengan cara ini, Bawaslu dapat lebih efisien dalam menata dokumen kelembagaan. Hasil rapat juga menekankan pentingnya pemanfaatan sarana penyimpanan arsip yang lebih memadai.
Sebagai tindak lanjut, dilakukan pembagian tim kerja untuk pelaksanaan pengelolaan arsip di masing-masing bagian. Tim tersebut bertugas menata, memeriksa, dan memastikan arsip disimpan sesuai prosedur yang berlaku. Dengan adanya pembagian tugas, diharapkan setiap staf dapat terlibat aktif dalam menjaga kerapian arsip. Hal ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan akuntabilitas lembaga. Melalui kerja sama kolektif, Bawaslu Kota Blitar ingin menegakkan budaya tertib administrasi.
Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, menegaskan pentingnya perhatian terhadap pengelolaan arsip. Ia menyampaikan bahwa arsip bukan sekadar kumpulan dokumen, tetapi rekam jejak kelembagaan yang memiliki nilai penting. “Arsip yang tertib akan memperkuat akuntabilitas lembaga, karena itu pengelolaan ini harus kita perhatikan bersama,” ujarnya. Roma menekankan, kinerja kelembagaan akan lebih akuntabel apabila arsip ditata secara rapi. Dengan pengelolaan arsip yang baik, Bawaslu optimis mampu menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.
Penulis : sandra Prisc
Editor : Ihda Rohmawati