Lompat ke isi utama

Berita

Ngabuburit Online Kehumasan Edisi 3; Hubungan antar lembaga harus kuat

Dokumen. Humas Bawaslu Kota Blitar

Kota Blitar, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Peran kehumasan Bawaslu tidak sebatas dalam penyampaian informasi kepada publik. Namun juga menjalin relasi dengan berbagai lembaga. Oleh sebab itu, praktisi kehumasan harus memahami dan menguasai substansi persoalan serta mempersiapkan berbagai strategi untuk membangun reputasi lembaga.

Sadar akan pentingnya peran humas bagi lembaga Pengawas Pemilu terutama menjelang Pilkada 2020, tema ngabubuit online kali ini adalah kiat-kiat strategis kepada Bawaslu Kabupaten/Kota untuk memperkuat hubungan antar lembaga. Ngabuburit Kehumasan Online yang menghadirkan narasumber Anggota Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Syaiful Jihad ini memaparkan bahwa dalam lembaga Bawaslu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat serta lembaga merupakan sebuah tantangan bagi tugas  dan fungsi humas dan Hubal, untuk itu ia menyebutkan humas harus mempunyai banyak strategi dan metode pendekatan.

“Pada tugas pencegahan misalnya kita membutuhkan banyak strategi, serta analisis kebutuhan serta melihat institusi mana yang dapat terlibat dalam tugas tugas kita,” ungkapnya. Masih kata Syaiful, Bawaslu sebagai lembaga pengawas harus mampu membangun sinergisitas dengan berbagai institusi serta lembaga, seperti dengan kampus yang merupakan mitra strategis dalam upaya mensosialisasikan pengawasan partisipatif, serta beberapa organisasi kemasyarakatan, tokoh keagamaan, media serta tokoh adat untuk sosialisasi menolak praktik money politik.

Menurut Syaiful hal tersebut merupakan sesuatu yang penting karena lembaga institusi/organisasi/individu itu memiliki basis dan pengaruh dalam masyarakat, serta tugas, fungsi hingga program programnya juga memiliki relevansi dengan tugas Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu. 

 
Tag
Publikasi