Persiapan P2P 2026, Bawaslu Kota Blitar Hadiri Rapat Koordinasi Secara Daring
|
Bawaslu Kota Blitar mengikuti kegiatan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Bawaslu Kota Blitar mengikuti kegiatan ini secara daring yakni Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH) Sarwi Ruci bersama staf. Kehadiran ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung optimalisasi program pengawasan partisipatif.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Eka Rahmawati selaku Anggota Bawaslu Provinsi Jaw Timur dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dan arahan terkait pentingnya pelaksanaan program P2P Tahun 2026. Dalam forum tersebut disampaikan bahwa pelaksanaan P2P lebih difokuskan pada metode daring. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kader pengawas partisipatif dalam menghadapi Pemilu 2029.
Selanjutnya, dalam sesi pemaparan teknis dibahas alur pelaksanaan kegiatan P2P Tahun 2026 secara menyeluruh, mulai dari tahapan rekrutmen peserta, pembelajaran mandiri, hingga pelaksanaan diskusi daring. Penekanan juga diberikan pada pentingnya keterlibatan kader aktif dari berbagai komunitas sebagai peserta, guna memperkuat pengawasan partisipatif di tingkat masyarakat. Selain itu, dijelaskan pula terkait mekanisme pelaksanaan kegiatan, pembagian peran, serta tanggung jawab masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota dalam menyukseskan program tersebut.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Bawaslu Kota Blitar diharapkan dapat mempersiapkan pelaksanaan P2P Tahun 2026 secara optimal. Koordinasi yang terbangun menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan teknis, administrasi, serta rekrutmen peserta sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pelaksanaan program P2P diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu. Bawaslu Kota Blitar berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam memperkuat pengawasan partisipatif menuju Pemilu yang berintegritas.
Penulis : Sprisc