Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Blitar Gelar Saber Seri Ke-28, Perkuat Kompetensi Tenaga Pendukung Perkantoran

bawaslu

Kelancaran pelaksanaan tugas pengawasan pemilu tidak hanya bergantung pada kinerja jajaran pimpinan dan staf teknis, tetapi juga didukung oleh peran tenaga pendukung perkantoran. Pengemudi, petugas kebersihan, hingga personel keamanan memiliki kontribusi penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan mendukung produktivitas organisasi.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Sinau Bareng (Saber) Bawaslu Kota Blitar Seri ke-28 yang mengangkat tema “Manajemen Kompetensi Tenaga Pendukung Perkantoran: Strategi Menguatkan Profesionalisme di Lingkungan Bawaslu Kota Blitar”, Senin (2/11/2026), bertempat di Kantor Bawaslu Kota Blitar, Jalan Tanjung Nomor 109.

Kegiatan ini menghadirkan Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, sebagai keynote speaker dan Sudariyanto, Staf Subbag Administrasi Bawaslu Kota Blitar, sebagai pemateri.

Dalam pengantarnya, Roma Hudi Fitrianto menekankan bahwa tenaga pendukung perkantoran bukan sekadar pelengkap dalam organisasi. Keberadaan mereka memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran aktivitas kelembagaan, termasuk mendukung mobilitas, menjaga kebersihan, serta memastikan keamanan lingkungan kantor.

Tanpa dukungan tenaga pendukung yang kompeten dan lingkungan kerja yang kondusif, pelaksanaan tugas-tugas pengawasan pemilu tidak akan berjalan secara optimal. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan profesionalisme perlu menjadi perhatian bersama di seluruh lini organisasi.

Selanjutnya, Sudariyanto menyampaikan materi mengenai manajemen kompetensi tenaga pendukung perkantoran. Pembahasan diarahkan pada pentingnya memahami tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing serta meningkatkan kualitas pelaksanaan pekerjaan untuk mendukung efektivitas pelayanan dan operasional kantor.

Melalui Saber Seri ke-28 ini, Bawaslu Kota Blitar terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk tenaga pendukung perkantoran yang memiliki kontribusi dalam menunjang kinerja organisasi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang profesional, tertib, dan kondusif guna mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan serta memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat.