Dari Kultum Hingga Berbagi Takjil, Bawaslu Kota Blitar Isi Ramadhan dengan Edukasi Demokrasi
|
Bulan Ramadhan dimanfaatkan oleh Bawaslu Kota Blitar untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang bernilai edukatif sekaligus memperkuat literasi demokrasi kepada masyarakat. Melalui program bertajuk Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu Kota Blitar menyajikan konten video kultum yang dipublikasikan secara konsisten melalui berbagai media sosial. Publikasi tersebut disebarluaskan melalui Instagram, YouTube, TikTok, X, serta Channel WhatsApp Bawaslu Kota Blitar. Inisiatif ini menjadi salah satu upaya menghadirkan pesan pengawasan pemilu yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.
Selama bulan Ramadhan, Bawaslu Kota Blitar berhasil memproduksi sebanyak 13 video kultum yang ditayangkan secara berkala melalui kanal YouTube Bawaslu Kota Blitar. Seluruh pimpinan Bawaslu Kota Blitar turut berkontribusi sebagai narasumber dalam penyampaian kultum tersebut. Materi yang disampaikan mengangkat berbagai tema yang relevan dengan tugas dan fungsi pengawasan, sekaligus dikaitkan dengan nilai-nilai Ramadhan. Beberapa di antaranya menyoroti pentingnya sikap tabayyun, amanah, integritas, serta nilai kejujuran dalam menjaga kualitas demokrasi.
Selain melalui edukasi digital, Bawaslu Kota Blitar juga melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat. Pembagian takjil ini disertai dengan penyebaran selebaran yang berisi informasi terkait Posko Aduan Masyarakat yang dibuka oleh Bawaslu Kota Blitar. Posko tersebut bertujuan untuk menampung laporan atau pengaduan masyarakat terkait tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan berbagi takjil ini mendapat respons positif dari masyarakat sehingga diharapkan informasi yang disampaikan dapat tersebar lebih luas.
Sebagai bentuk kebersamaan di bulan penuh berkah, Bawaslu Kota Blitar juga menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama jajaran pimpinan dan staf. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pelaksanaan salat tarawih berjamaah serta kultum pengawasan yang mengangkat tema puasa dan integritas pengawas pemilu. Kultum tersebut disampaikan oleh Dr. M. Arif Faizin, M.Ag., akademisi sekaligus dosen dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semangat Ramadhan dapat menjadi momentum memperkuat integritas, kebersamaan, serta komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.