Perpanjang Sinergi, Kunjungan Bawaslu ke FISIP UNISBA Terus Matangkan Generasi Muda Jadi Agen Pengawas Pemilu di Masyarakat
|
Dalam upaya berkelanjutan untuk memperkuat kualitas demokrasi dan literasi politik di masyarakat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Blitar melakukan kunjungan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Balitar (UNISBA). Kunjungan ini bertujuan untuk memperpanjang jalinan sinergi strategis antara kedua instansi, guna terus mencetak generasi muda yang mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilu yang bersih dan jujur.
Kunjungan Bawaslu tersebut disambut hangat oleh Dekan FISIP UNISBA, Dr. Andiwi Meifilina, S.Sos., M.M., M.I.Kom. beserta jajaran Ketua Program Studi (Kaprodi). Dalam pertemuan penting ini, Ketua Bawaslu Kota Blitar, Romahudi Fitrianto, didampingi Koordinator Divisi HP2H, Ibu Sarwi Ruci, menyerahkan langsung draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah awal perpanjangan kolaborasi ke depan.
Bagi masyarakat Kota Blitar, perpanjangan kerja sama ini diharapkan terus membawa dampak positif yang berkelanjutan. Mahasiswa yang nantinya terlibat dalam program ini tidak hanya akan menyerap teori di bangku kuliah, tetapi dipersiapkan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai agen pengawas partisipatif di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.
Dr. Andiwi Meifilina menyampaikan apresiasinya atas kedatangan dan komitmen Bawaslu untuk melanjutkan kolaborasi yang sudah berjalan baik. Pihak kampus menyambut baik draf kerja sama yang diserahkan dan akan segera menindaklanjutinya melalui pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) di tingkat universitas, sebelum nantinya diwujudkan dalam Memorandum of Agreement (MoA) di tingkat fakultas.
Perpanjangan sinergi ini nantinya akan difokuskan pada penguatan implementasi program-program yang memberikan manfaat langsung. Beberapa program tersebut di antaranya adalah penyelenggaraan kuliah tamu kepemiluan, program magang mahasiswa, studi lapangan, hingga kolaborasi tenaga pengajar (team teaching). Melalui keterlibatan belajar secara langsung dari Bawaslu, para mahasiswa diproyeksikan memiliki pemahaman riil yang sangat krusial saat mereka terjun mengabdi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Blitar, Romahudi Fitrianto, menegaskan bahwa lembaganya membutuhkan keberlanjutan dukungan dari perguruan tinggi untuk memperluas jangkauan edukasi kepemiluan kepada masyarakat luas. Bawaslu siap untuk terus berkolaborasi penuh, baik dengan hadir membagikan ilmu kepemiluan di ruang-ruang kelas kampus, maupun membuka pintu lebar-lebar bagi mahasiswa FISIP yang ingin melakukan magang dan penelitian.
Melalui perpanjangan kolaborasi antara dunia akademis dan lembaga pengawas ini, diharapkan kampus terus menjadi motor penggerak lahirnya pemilih cerdas. Mahasiswa yang telah digembleng oleh Bawaslu diharapkan mampu menjadi pionir dalam mencegah praktik pelanggaran pemilu di lingkungannya, mentransfer literasi politik kepada masyarakat awam, dan mendorong partisipasi aktif warga Kota Blitar dalam setiap pesta demokrasi.