Bawaslu Kota Blitar Jalin Koordinasi dengan STIEKEN untuk Pengawasan Partisipatif
|
Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, bersama anggota dan staf melakukan koordinasi ke STIE Kesuma Negara (STIEKEN) Blitar pada Jumat, 08 Agustus 2025. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua STIEKEN Blitar, Dr. Hj. Siti Sunrowiyati, SE., MM., di ruang kerjanya. Pertemuan kedua belah pihak membahas perjanjian kerja sama yang telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Bawaslu Kota Blitar dan STIEKEN. Bawaslu Kota Blitar menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan pihak kampus.
Kerja sama yang tertuang dalam MoU tersebut diketahui masih berlaku hingga dua tahun ke depan. Kesepakatan ini mencakup berbagai kegiatan, termasuk edukasi kepemiluan, sosialisasi, dan pelibatan mahasiswa dalam kegiatan pengawasan partisipatif. Ketua STIEKEN menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun dan manfaatnya bagi pengembangan wawasan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa kampus siap mendukung program-program Bawaslu yang selaras dengan visi pendidikan. Keberlanjutan kolaborasi ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang melek demokrasi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Blitar menyatakan kesiapannya untuk bersinergi bersama STIEKEN dalam melibatkan mahasiswa sebagai pengawas partisipatif. “Bawaslu Kota Blitar siap bersinergi dengan STIEKEN untuk mengajak mahasiswa berperan aktif dalam pengawasan partisipatif. Kehadiran mereka akan memperluas jangkauan pengawasan dan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujar Roma Hudi Fitrianto. Menurutnya, peran mahasiswa sangat penting untuk memperluas jangkauan pengawasan, khususnya di tingkat akar rumput. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu memberikan sudut pandang baru dalam pencegahan pelanggaran pemilu. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman langsung dalam proses demokrasi di daerah, yang menjadi bentuk pembelajaran lapangan bermanfaat bagi perkembangan kompetensi mereka.
Pertemuan diakhiri dengan penyampaian harapan agar kerja sama yang tertuang dalam MoU dapat berjalan optimal dan memberikan hasil nyata. Bawaslu Kota Blitar berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang intensif dengan pihak STIEKEN. Kedua belah pihak sepakat bahwa pengawasan partisipatif membutuhkan peran semua lapisan masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa. Dengan dukungan perguruan tinggi, diharapkan kualitas pengawasan pemilu di Kota Blitar semakin meningkat. Sinergi ini menjadi langkah nyata dalam membangun demokrasi yang bersih, jujur, dan adil.