Bawaslu Kota Blitar Matangkan Teknis Uji Petik Lewat Rapat Koordinasi Internal
|
Kota Blitar — Dalam upaya memperkuat pengawasan terhadap akurasi data pemilih, Bawaslu Kota Blitar menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Uji Petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari masukan Bawaslu Provinsi Jawa Timur terkait pentingnya pengawasan aktif dan menyeluruh terhadap proses uji petik di wilayah Kota Blitar.
Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, secara resmi membuka kegiatan yang diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kota Blitar yang tergabung dalam Tim Fasilitasi Pengawasan PDPB. Dalam sambutannya, Roma menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesungguhan lembaga dalam menjaga hak konstitusional masyarakat sejak tahapan awal penyusunan daftar pemilih.
“Pengawasan tidak cukup hanya di balik meja. Kita harus hadir langsung di lapangan, melihat, mencatat, dan memastikan keakuratan data. Ini kerja kolektif kita untuk menjamin demokrasi berjalan jujur dan adil,” ungkap Roma.
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH), Sarwi Ruci menyampaikan teknis pelaksanaan uji petik. Dalam paparannya, Sarwi menekankan pentingnya kesiapan tim baik dari sisi pemahaman prosedur hingga kelengkapan dokumen pendukung yang harus dibawa saat turun ke lapangan.
“Tim fasilitasi harus betul-betul memahami alur kerja, dari validasi data pemilih hingga pelaporan. Kita harus memastikan tindak lanjut sebagai bentuk pencegahan dini,” jelas Sarwi.
Kegiatan ini juga menjadi momen konsolidasi internal untuk membangun semangat kerja bersama dan memastikan setiap anggota sekretariat memahami peran strategisnya dalam proses pengawasan, khususnya dalam hal pemutakhiran data pemilih. Dengan mengerahkan seluruh jajaran sekretariat sebagai bagian dari tim fasilitasi, Bawaslu Kota Blitar menegaskan komitmennya dalam bekerja keras dan menyeluruh untuk mengawal hak pilih warga dan menjaga kualitas demokrasi sejak dari hulunya.