Lompat ke isi utama

Berita

DIRGAHAYU TNI KE-74

Sejarah mencatat bahwa TNI dilahirkan dari “rahim” rakyat. Panglima Besar Jenderal Soedirman menyatakan bahwa hubungan TNI dan rakyat adalah ibarat ikan dan air. Ikan tidak akan hidup tanpa air. Rakyatlah yang mengandung, merawat, dan membesarkan TNI.
TNI harus menegaskan jati diri sebagai tentara rakyat. Sebagai tentara rakyat, TNI tidak boleh melupakan rakyat. TNI tidak boleh menyakiti hati rakyat. TNI tidak boleh berjarak dengan rakyat serta harus selalu bersama-sama rakyat.
"Tentara hanya mempunyai satu kewajiban adalah memepertahankan kedaulatan negara dan menjaga keselamatannya. Sudah cukup kalau tentara teguh menjalankan kewajiban ini, lagipula sebagai tentara disiplin harus dipegang teguh. Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga"
~Jendral Soedirman~
Untuk 74 Tahun pengabdian kepada negara Indonesia tercinta ini, Bawaslu Kota Blitar mengucapkan Dirgahayu TNI Ke-74, TNI Profesional Kebanggaan Rakyat
💪🇮🇩💪

Tag
Publikasi