Lompat ke isi utama

Berita

Kejaksaan Negeri Blitar Tekankan Pentingnya Peran Penegakan Hukum dalam Pilkada 2024

BAWASLU

Dalam kegiatan Evaluasi Pengawasan Pemilihan 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Blitar, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar, Baringin, SH., MH., turut hadir sebagai narasumber. Ia membawakan materi bertajuk refleksi peran Pokja Pengawasan dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024. Dalam pemaparannya, Baringin menekankan pentingnya peran Kejaksaan dalam memastikan proses pemilihan berlangsung sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa penegakan hukum yang tegas dan adil menjadi fondasi utama bagi terciptanya pemilu yang berintegritas.

Baringin menyoroti bahwa selama proses Pilkada 2024, koordinasi antara Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan melalui Sentra Gakkumdu berjalan dengan baik. Kolaborasi ini memungkinkan setiap dugaan pelanggaran pemilu dapat ditangani secara cepat, transparan, dan profesional. Ia menambahkan bahwa sinergi antarlembaga ini harus terus diperkuat untuk menghadapi tantangan penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. Menurutnya, keberhasilan Pilkada di Kota Blitar merupakan bukti bahwa sistem penegakan hukum pemilu semakin matang.

Selain itu, Kepala Kejaksaan Negeri Blitar juga mengingatkan pentingnya pendekatan edukatif dalam setiap langkah penegakan hukum. Menurutnya, tujuan utama penegakan hukum bukan semata menghukum, melainkan mendorong kepatuhan terhadap aturan dan menciptakan kesadaran hukum di masyarakat. Ia menilai bahwa keberhasilan demokrasi terletak pada pemilih dan peserta pemilu yang memahami batasan hukum dalam berkompetisi. Dengan demikian, Kejaksaan berkomitmen untuk terus mendukung proses pemilu yang berkeadilan dan beretika.

Kehadiran Kejaksaan Negeri Blitar dalam kegiatan evaluasi ini menegaskan pentingnya peran lembaga penegak hukum dalam menjaga kualitas demokrasi. Sinergi antara Kejaksaan, Bawaslu, dan Kepolisian menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya menciptakan pemilu yang bersih. Dengan adanya refleksi dan evaluasi seperti ini, diharapkan sistem penegakan hukum pemilu di Kota Blitar semakin kuat dan responsif terhadap dinamika politik yang berkembang. Ke depan, komitmen bersama ini akan menjadi landasan untuk membangun proses demokrasi yang lebih bermartabat dan berkeadilan.