Lompat ke isi utama

Berita

Koordinasi Bersama PPDI Kota Blitar, Bawaslu Matangkan Rencana Kerja Sama Pengawasan Partisipatif Inklusif

bawaslu

Bawaslu Kota Blitar melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Blitar pada Selasa (2/6/2026) di SLB Negeri 2 Kota Blitar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk mematangkan rencana kerja sama pengembangan pengawasan partisipatif yang inklusif sebelum dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bawaslu Kota Blitar Roma Hudi Fitrianto, Anggota Bawaslu Kota Blitar Sarwi Ruci beserta staf sekretariat, yang diterima langsung oleh Ketua PPDI Kota Blitar sekaligus Kepala SLB Negeri 2 Kota Blitar, Budi Prasetyo.

Dalam kesempatan tersebut, Roma Hudi Fitrianto menyampaikan bahwa koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan pengawasan partisipatif yang inklusif. Menurutnya, kerja sama yang akan dibangun tidak hanya berfokus pada pemenuhan hak politik penyandang disabilitas, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi kelompok rentan untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi. Melalui koordinasi ini, Bawaslu Kota Blitar ingin memastikan bahwa substansi kerja sama yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman benar-benar menjawab kebutuhan dan aspirasi sahabat disabilitas.

Pada sesi diskusi, Bawaslu Kota Blitar dan PPDI Kota Blitar membahas pentingnya pemenuhan hak-hak politik penyandang disabilitas dan kelompok rentan, peningkatan partisipasi pemilih pemula, serta penguatan sinergi antara penyelenggara pemilu dan lembaga pendidikan dalam memberikan pendidikan pemilih yang ramah disabilitas. Budi Prasetyo menyambut baik rencana kolaborasi tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap berbagai program edukasi kepemiluan yang inklusif bagi peserta didik penyandang disabilitas. Melalui koordinasi ini, kedua belah pihak berharap kerja sama yang akan ditandatangani dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan demokrasi yang lebih inklusif, aksesibel, dan partisipatif di Kota Blitar.