Lompat ke isi utama

Berita

Perpanjangan Kerja Sama Bawaslu Kota Blitar Dan Smks Katolik Santo Yusup: Perkuat Literasi Demokrasi Generasi Muda

bawaslu

Komitmen Bawaslu Kota Blitar dalam membangun generasi muda yang melek demokrasi kembali ditegaskan melalui perpanjangan Perjanjian Kerja Sama dengan SMKS Katolik Santo Yusup Kota Blitar. Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H) Sarwi Ruci didampingi staf berkunjung langsung ke sekolah untuk menerima dokumen perpanjangan kerja sama yang sebelumnya telah diajukan dan kini telah ditandatangani oleh pihak SMKS Katolik Santo Yusup, diwakili oleh Wakil Kepala Kesiswaan Andreas Sudibya.

Perpanjangan kerja sama berdurasi lima tahun ini bukan sekadar formalitas administratif. Di baliknya terdapat manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh para pelajar, terutama bagi siswa yang telah memasuki usia hak pilih. Melalui kerja sama ini, para siswa SMKS Katolik Santo Yusup mendapatkan akses pendidikan politik dan pemahaman tentang pengawasan pemilu secara langsung dari lembaga yang berwenang, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula konsolidasi data siswa asal Kota Blitar yang telah berusia di atas 17 tahun. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa setiap pelajar yang telah memiliki hak pilih mendapatkan pembekalan yang memadai sebelum menggunakan haknya dalam pemilu.

Tidak hanya pada momen pemilu, manfaat kerja sama ini juga dirasakan dalam kehidupan berdemokrasi sehari-hari di lingkungan sekolah. Pihak SMKS Katolik Santo Yusup berkomitmen untuk menghadirkan Bawaslu Kota Blitar dalam kegiatan-kegiatan bermuatan demokrasi, termasuk pelaksanaan pemilihan Ketua OSIS. Dengan pendampingan langsung dari Bawaslu, proses pemilihan di tingkat sekolah diharapkan menjadi laboratorium demokrasi yang sesungguhnya bagi para pelajar.

Sebagai wujud apresiasi atas kesinambungan komitmen ini, Bawaslu Kota Blitar turut menyerahkan piagam ucapan terima kasih kepada pihak sekolah, sebuah pengakuan bahwa peran institusi pendidikan dalam membentuk budaya demokrasi yang sehat tidak dapat dipandang sebelah mata.

Bawaslu Kota Blitar meyakini bahwa investasi terbesar dalam demokrasi adalah pendidikan. Dengan menjangkau generasi muda sejak dini, harapannya adalah lahirnya warga negara yang tidak hanya memahami hak-haknya, tetapi juga siap menjaga dan mengawasi jalannya demokrasi di masa mendatang.

Penulis: Toni Putra