Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif, Tekankan Akuntabilitas dan Sinergi Demokrasi
|
Bawaslu RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Umum pada 23–24 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Komisioner Bawaslu Kota Blitar, yakni Ketua Roma Hudi Fitrianto, Anggota M. Nur Aziz, dan Sarwi Ruci. Kehadiran Bawaslu Kota Blitar menjadi bentuk komitmen lembaga dalam mendukung penguatan pengawasan partisipatif di daerah. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan berbagai materi strategis tentang peningkatan peran masyarakat dalam pengawasan pemilu, sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antar daerah guna memperkuat demokrasi yang berintegritas.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, berkesempatan memberikan sambutan. Ia menyampaikan capaian Bawaslu Kota Blitar sebagai pilot project Akuntabilitas Keuangan yang terus menunjukkan perkembangan positif. Roma menegaskan bahwa transparansi dan sistem pelaporan keuangan yang baik menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya literasi demokrasi di tingkat lokal melalui kerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta Kementerian Agama. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif.
Kegiatan sosialisasi secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa keberhasilan demokrasi bukan hanya tanggung jawab lembaga penyelenggara pemilu, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Elim mengapresiasi langkah Bawaslu Kota Blitar yang terus mendorong inovasi dan kolaborasi dalam kegiatan pengawasan partisipatif. Dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan kualitas demokrasi di Kota Blitar akan semakin kuat dan berdaya.
Selain sesi pembukaan, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi dari berbagai narasumber. Anggota Komisi II DPR RI, Romy Soekarno, memberikan paparan mengenai rencana penerapan E-Voting sebagai inovasi dalam penyelenggaraan pemilu di masa mendatang. Sementara itu, Sarwi Ruci, Koordinator Divisi HPPH Bawaslu Kota Blitar, menyampaikan materi tentang Pengawasan Partisipatif dengan menekankan peran masyarakat sebagai bagian penting dalam pengawasan pemilu yang efektif. Pada hari kedua, materi dilanjutkan oleh M. Nur Aziz, Anggota Bawaslu Kota Blitar, yang membahas strategi peningkatan kolaborasi publik dalam memperkuat integritas pemilu. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Blitar mempertegas komitmennya untuk terus membangun demokrasi yang partisipatif, transparan, dan akuntabel di tingkat daerah.