Bawaslu Jatim Teguhkan Eksistensi Lewat Kick Off Penguatan Kelembagaan Menuju Pemilu Berkeadilan dan Berkeadaban
|
Bawaslu Kota Blitar menghadiri kegiatan Penguatan Kelembagaan: Meneguhkan Eksistensi, Membangun Sinergi, Menuju Pemilu Berkeadilan dan Berkeadaban yang berlangsung di Hotel Al Vasa Surabaya. Kegiatan ini diikuti secara luring oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kota Blitar, sementara staf sekretariat mengikuti melalui zoom dari kantor Bawaslu Kota Blitar. Forum ini menghadirkan berbagai pihak, mulai dari Bawaslu Kabupaten/Kota, Forkopimda Jawa Timur, hingga organisasi masyarakat. Penguatan kelembagaan menjadi fokus utama dengan melibatkan seluruh jajaran pengawas pemilu di Jawa Timur. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan pengawas pemilu di tingkat daerah.
Dalam kegiatan ini disampaikan bahwa Bawaslu Kota Blitar menajdi salah satu pilot project dalam bidang akuntabilitas keuangan. Penetapan ini sejalan dengan arah penguatan kelembagaan yang diarahkan pada delapan bidang strategis. Bidang itu mencakup pelayanan informasi hukum dan PPID, eksistensi kelembagaan, serta pengolahan data. Selain itu juga mencakup literasi demokrasi, penataan tata kelola internal, modernisasi birokrasi, hingga peningkatan kinerja kelembagaan. Dengan adanya pilot project ini, Bawaslu Kota Blitar diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.
Ketua Bawaslu Jawa Timur, A. Warits, menekankan pentingnya penguatan kelembagaan sebagai investasi jangka panjang. Ia menyebut penguatan ini bukan sekadar menambah program, tetapi menata ulang pola kerja dan membangun kepercayaan publik. Menurutnya, Bawaslu harus mampu menghadirkan diri tidak hanya sebagai lembaga formal, melainkan juga sebagai aktor penting dalam menjaga demokrasi. Warits menegaskan bahwa nilai transparansi, akuntabilitas, dan kolektivitas harus hidup dalam praktik sehari-hari. Dengan begitu, kelembagaan Bawaslu tidak hanya kuat secara struktur, tetapi juga berdaya secara kultur.
Di akhir kegiatan, Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, menyampaikan harapannya agar kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai penunjukan Bawaslu Kota Blitar sebagai pilot project akuntabilitas keuangan menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola kelembagaan. Roma berharap langkah ini dapat meningkatkan profesionalitas sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pengawas pemilu. Menurutnya, transparansi keuangan akan berdampak pada penguatan integritas lembaga secara menyeluruh. Harapan ini sejalan dengan visi untuk mewujudkan pemilu yang berkeadilan dan berkeadaban di Kota Blitar.