Bawaslu Kota Blitar Apresiasi Upaya KPU dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat pada Pilkada 2024
|
Kota Blitar – Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, bersama Anggota Bawaslu Kota Blitar, Sarwi Ruci, menghadiri kegiatan Rapat Evaluasi Partisipasi Masyarakat Pilkada 2024 yang diselenggarakan oleh KPU Kota Blitar pada Rabu (12/3/2025). Kegiatan ini menjadi forum penting untuk meninjau efektivitas upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar Tahun 2024. Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Kota Blitar, Rangga Bisma Aditya, menyampaikan rencana optimalisasi sosialisasi pemungutan suara dengan menjangkau forum mahasiswa Blitar yang menempuh pendidikan di luar daerah. Rencana ini dinilai strategis untuk memperluas jangkauan pemilih muda yang semakin mendominasi komposisi pemilih. Sinergitas antara KPU dan Bawaslu diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.
Pada kesempatan tersebut, Sarwi Ruci mewakili Bawaslu Kota Blitar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU atas kerja sama yang baik selama pelaksanaan Pilkada 2024. Ia menegaskan bahwa keberhasilan partisipasi masyarakat yang mencapai angka 80,17 persen merupakan hasil kolaborasi yang kuat antar penyelenggara pemilu, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Bawaslu melihat capaian tersebut sebagai bukti bahwa masyarakat Kota Blitar memiliki kesadaran politik yang semakin baik. Namun demikian, Sarwi juga mengingatkan pentingnya terus memperluas jangkauan sosialisasi agar tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal dalam penggunaan hak pilihnya. “Sinergi seperti ini harus terus dijaga agar partisipasi pemilih ke depan semakin optimal,” ujarnya.
Bawaslu Kota Blitar memandang bahwa langkah KPU untuk mengoptimalkan sosialisasi hingga ke komunitas mahasiswa merupakan strategi yang relevan dengan dinamika demografi pemilih. Sarwi Ruci menekankan bahwa generasi muda perlu diberi ruang dan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu. Dengan pendekatan yang kreatif dan berbasis komunitas, diharapkan kegiatan sosialisasi dapat menjangkau segmen pemilih yang lebih beragam. Selain itu, Bawaslu juga siap mendukung upaya KPU melalui pengawasan partisipatif agar pelaksanaan kegiatan sosialisasi berjalan sesuai ketentuan dan menjaga netralitas penyelenggara. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan.
Kehadiran Bawaslu Kota Blitar dalam rapat evaluasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kualitas demokrasi di daerah. Kolaborasi yang terjalin antara KPU dan Bawaslu bukan hanya dalam konteks pengawasan dan penyelenggaraan teknis, tetapi juga dalam membangun partisipasi aktif masyarakat. Dengan semangat sinergitas, kedua lembaga ini berkomitmen terus memperbaiki strategi edukasi pemilih agar lebih inklusif dan berdampak luas. Ke depan, Bawaslu berharap peningkatan partisipasi masyarakat tidak hanya diukur dari jumlah pemilih yang hadir, tetapi juga dari kesadaran mereka dalam menjaga integritas dan kedewasaan berdemokrasi di Kota Blitar.