Bawaslu Kota Blitar Awasi Pemutakhiran Data Pemilih di Lapas Kelas II B Blitar
|
Bawaslu Kota Blitar melakukan koordinasi ke Lapas Kelas II B Blitar sebagai bagian dari pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Romi Novitron selaku Kepala Lapas Kelas II B Blitar menyambut baik pelaksanaan koordinasi ini (22/08). Dalam kesempatan ini, dari Bawaslu Kota Blitar hadir Ketua Roma Hudi Fitrianto bersama anggota Sarwi Ruci serta staf. Kunjungan ini bersamaan dengan KPU Kota Blitar yang mengajukan permintaan akses data pemilih warga binaan. Bawaslu hadir untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi.
Dalam forum koordinasi ini, KPU Kota Blitar menyampaikan permintaan akses data pemilih warga binaan untuk keperluan PDPB. Sementara itu, Bawaslu Kota Blitar menegaskan perannya sebagai pengawas terhadap jalannya proses tersebut. Pengawasan dilakukan guna menjamin bahwa setiap tahapan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Bawaslu menekankan pentingnya transparansi dan keakuratan data pemilih. Hal ini menjadi kunci dalam mencegah potensi permasalahan pada daftar pemilih tetap di kemudian hari.
Kehadiran Bawaslu bersama KPU ke Lapas Kelas II B Blitar menunjukkan adanya sinergi dalam menjaga kualitas demokrasi. Bawaslu menilai bahwa keterlibatan aktif pihak Lapas sangat penting agar data pemilih warga binaan tetap akurat dan terbarui. Data yang valid akan menjamin terpenuhinya hak pilih warga binaan pada pemilu mendatang. Kolaborasi lintas lembaga ini juga menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam mewujudkan pemilu yang inklusif. Semua pihak diharapkan terus mendukung agar proses PDPB berjalan lancar.
Koordinasi ini sekaligus menjadi bukti keseriusan Bawaslu Kota Blitar dalam mengawal hak pilih seluruh warga tanpa terkecuali. Roma Hudi Fitrianto menegaskan, pengawasan di lapangan adalah bagian dari komitmen Bawaslu menjaga integritas pemilu. Dengan memastikan setiap proses berjalan sesuai aturan, Bawaslu ingin meningkatkan kepercayaan publik terhadap demokrasi. Upaya ini sejalan dengan peran Bawaslu sebagai pengawal demokrasi dan keadilan pemilu. Ke depan, Bawaslu berkomitmen terus memperkuat pengawasan untuk menciptakan pemilu yang legitimate dan berintegritas.