Bawaslu Kota Blitar Gencarkan Inovasi Digital, Pasang Barcode Layanan Pengaduan PDPB di Mading SMKS Islam 1 Kota Blitar
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Blitar terus memasifkan inovasi pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah. Kali ini, Bawaslu Kota Blitar mensosialisasikan layanan pengaduan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) melalui pamflet berformat barcode yang ditempelkan langsung di mading sekolah SMKS Islam 1 Kota Blitar pada Senin, 15 September 2026.
Kegiatan pemasangan dan sosialisasi ini dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, didampingi oleh Wakil Kepala Kesiswaan SMKS Islam 1 Kota Blitar, Sugiyanto. Langkah inovatif ini dilakukan sebagai sarana untuk memudahkan masyarakat, khususnya kalangan pelajar yang merupakan pemilih pemula, dalam menyampaikan laporan maupun masukan terkait pengawasan pemutakhiran data pemilih. Melalui pemindaian barcode tersebut, pelapor dapat langsung mengakses kanal pengaduan resmi yang telah disediakan secara cepat dan mudah dijangkau.
Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal akurasi data pemilih. Melalui kanal digital ini, masyarakat dapat melaporkan apabila terdapat Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah memenuhi syarat namun belum terdaftar, atau sebaliknya, tidak memenuhi syarat tetapi masih tercatat sebagai pemilih. Selain itu, laporan juga dapat disampaikan apabila terdapat elemen data pemilih yang keliru dan perlu diperbaiki. Dengan keterlibatan publik yang luas, kualitas data pemilih diharapkan semakin akurat dan mutakhir.
Ke depan, Bawaslu Kota Blitar berencana untuk terus memperluas pemasangan pamflet barcode pengaduan ini ke berbagai lembaga dan sekolah lainnya di wilayah Kota Blitar. Langkah ini merupakan bentuk adaptasi tata cara pengaduan PDPB yang selaras dengan perkembangan teknologi masa kini. Upaya tersebut sekaligus menegaskan komitmen Bawaslu Kota Blitar dalam memperkuat pengawasan partisipatif berbasis digital agar pengawasan pemutakhiran data pemilih dapat berjalan semakin efektif, transparan, dan akuntabel.