Lompat ke isi utama

Berita

Inovasi Pengelolaan Keuangan dibahas pada SABER Seri ke-23 Bawaslu Kota Blitar

bawaslu

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Blitar terus berkomitmen memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta meningkatkan efisiensi birokrasi internal. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Sinau Bareng Bawaslu Kota Blitar (SABER) Seri ke-23 yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kota Blitar, Jl. Tanjung No. 109, Kota Blitar, pada Senin (14/9/2026).

Kegiatan rutin yang menjadi wadah peningkatan kapasitas internal ini mengangkat tema tertib administrasi keuangan, yakni "Penyederhanaan Penulisan Checklist Kelengkapan Dokumen SPJ Keuangan".

Acara dibuka oleh Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa program SABER dirancang sebagai sarana penguatan dan peningkatan kapasitas berkelanjutan yang materinya disampaikan secara bergantian oleh masing-masing staf yang membidangi sesuai dengan tugas dan fungsinya.

"SABER ini merupakan wadah penguatan peningkatan kapasitas yang materinya disampaikan oleh masing-masing staf yang membidangi. Pada kesempatan ini, kita mengangkat tema terkait penyederhanaan administrasi keuangan. Kami berharap seluruh staf dapat memahami dengan baik," ujar Roma Hudi Futrianto di hadapan jajaran staf sekretariat.

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Kota Blitar juga menegaskan bahwa inovasi dan efisiensi dalam hal-hal administratif semacam ini perlu mendapatkan atensi khusus. Menurutnya, pemangkasan birokrasi yang berbelit melalui penyederhanaan kerja merupakan kunci agar penugasan internal dapat selesai lebih cepat, tepat, dan akuntabel.

Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Firlian Nizar F. selaku Staf Pranata Keuangan APBN Terampil Bawaslu Kota Blitar. Bertindak sebagai narasumber, ia menyampaikan langkah-langkah dalam melakukan inovasi dan penyederhanaan penulisan checklist kelengkapan dokumen Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Keuangan.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa kompleksitas administrasi keuangan sering kali memakan waktu pengerjaan yang cukup lama. Oleh karena itu, melalui penyederhanaan format dan penulisan checklist, proses verifikasi kelengkapan dokumen diharapkan menjadi lebih ringkas dan terstruktur.

"Penyederhanaan dan inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah pekerjaan kita sehari-hari. Dengan format yang lebih sederhana namun tetap memenuhi kaidah akuntabilitas, implementasi penyusunan dokumen SPJ keuangan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan meminimalisir kendala administratif," jelas Firlian di hadapan peserta.

Melalui penyelenggaraan SABER Seri ke-23 ini, Bawaslu Kota Blitar berharap seluruh jajaran staf sekretariat mampu mengadopsi pembaruan sistem kerja yang lebih efektif. Langkah ini tidak hanya berorientasi pada kecepatan penyelesaian tugas, tetapi juga bermuara pada penguatan tata kelola keuangan lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel.