Bawaslu Kota Blitar Ikuti Rapat Pimpinan Penguatan Kelembagaan Bawaslu se-Provinsi Jawa Timur
|
Bawaslu Kota Blitar mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) Penguatan Kelembagaan Bawaslu se-Provinsi Jawa Timur yang berlangsung pada 30 November hingga 2 Desember 2025 di Surabaya. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur ini mengangkat tema “Menyatukan Langkah, Menguatkan Lembaga, Menjaga Demokrasi.” Agenda ini menjadi forum strategis bagi seluruh Bawaslu kabupaten/kota untuk memperkuat konsolidasi kelembagaan.
Dalam Rapim tersebut, Bawaslu Kota Blitar mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan paparan terkait peran daerah dalam mendukung program Pilot Project Akuntabilitas Keuangan. Materi disampaikan oleh Roma Hudi Fitrianto selaku Ketua Bawaslu Kota Blitar terkait langkah-langkah yang telah dilakukan dalam mendukung penguatan kelembagaan. Paparan tersebut meliputi penataan sistem kerja, penyesuaian mekanisme administrasi, serta upaya peningkatan disiplin internal. Seluruh materi dipaparkan dalam konteks kontribusi Kota Blitar sebagai salah satu daerah yang ditunjuk dalam pelaksanaan program akuntabilitas keuangan.
Roma Hudi Fitrianto juga menyampaikan bahwa berbagai upaya yang dilakukan selama ini telah memberikan hasil positif bagi penguatan tata kelola kelembagaan. Ia menekankan bahwa penyederhanaan proses, peningkatan ketertiban administrasi, dan perbaikan koordinasi internal memberikan dampak signifikan terhadap efektivitas kinerja lembaga. Langkah-langkah tersebut menjadi pondasi dalam memperkuat kredibilitas lembaga dalam menjalankan fungsi pengawasan. Hasil yang dicapai juga menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan bukan sekadar perubahan teknis, tetapi juga transformasi budaya kerja.
Menutup paparannya, Roma Hudi Fitrianto menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan program penguatan kelembagaan. “Penguatan lembaga tidak dapat berjalan tanpa kebersamaan dan kesadaran seluruh jajaran. Apa yang kami lakukan di Kota Blitar adalah langkah untuk memastikan bahwa tata kelola yang baik menjadi budaya, bukan hanya kewajiban administratif,” ujarnya. Roma berharap praktik baik yang dilakukan Bawaslu Kota Blitar dapat memberikan inspirasi bagi daerah lain dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Rapim 2025 pun menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan menjaga integritas demokrasi di Jawa Timur.