Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Blitar Jadi Pilot Project dalam Reviu Laporan Akhir Aksi Per Bidang Korwil 2

BAWASLU

Kepala Sekretariat bawaslu Provinsi Jawa Timur (Tengah) bersama Pimpinan Bawaslu Kota Blitar beserta Jajaran Staf Sekretariat Bawaslu Kota Blitar Usai Kegiatan Zoom Revie Laporan Akhir

Bertempat di Kantor Bawaslu Kota Blitar, dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Wilayah Reviu Laporan Akhir Aksi Per Bidang yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh Bawaslu Kabupaten/Kota yang tergabung dalam Koordinator Wilayah 2, meliputi Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Kabupaten dan Kota Kediri, Kabupaten Blitar, Kabupaten Nganjuk, serta Kabupaten Jombang. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari, yakni pada 12–13 November 2025. Bawaslu Kota Blitar menjadi tuan rumah sekaligus pelaksana kegiatan secara luring. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan penuh semangat dan komitmen dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang akuntabel.

Pada kesempatan ini, Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, menyampaikan bahwa Bawaslu Kota Blitar ditunjuk sebagai Pilot Project dalam penguatan kelembagaan, khususnya pada bagian akuntabilitas keuangan. Ia menegaskan bahwa penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan dan tanggung jawab besar bagi Bawaslu Kota Blitar untuk memberikan contoh terbaik dalam tata kelola keuangan dan kelembagaan. Dalam paparannya, Roma menjelaskan bahwa laporan akhir yang disampaikan berisi seluruh kegiatan dan capaian yang telah dilakukan dalam mendukung penguatan kelembagaan. Ia berharap hasil reviu ini dapat menjadi dasar peningkatan kualitas kerja lembaga pengawas pemilu di seluruh daerah. Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi praktik baik antar Bawaslu Kabupaten/Kota.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Yusuf, S.Si., M.A., selaku Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Dalam sambutannya, Yusuf menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kota Blitar yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan reviu wilayah dengan baik. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan aksi per bidang dan memastikan kesesuaian dengan target kelembagaan yang telah ditetapkan. Yusuf juga berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar bersama sekaligus forum untuk menerima masukan dari Bawaslu Kabupaten/Kota lainnya. Menurutnya, akuntabilitas dan transparansi merupakan kunci utama dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.

Kegiatan diawali dengan penyampaian Laporan Akhir oleh Ketua Bawaslu Kota Blitar pada Bidang Akuntabilitas Keuangan yang memaparkan hasil capaian program serta langkah-langkah penguatan kelembagaan yang telah dilakukan. Sesi berikutnya diisi dengan diskusi dan tanggapan dari peserta baik yang hadir secara luring maupun daring melalui zoom meeting. Setiap peserta diberikan kesempatan untuk memberikan masukan, saran serta strategi perbaikan yang akan dilakukan ke depan dalam menghadapi kendala pelaksanaan akuntabilitas keuangan. Kegiatan dua hari ini diakhiri dengan sesi penutupan yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antar Bawaslu se-Jawa Timur dalam menjaga integritas kelembagaan.