Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Kota Blitar Menjadi Narasumber dalam Rapat Evaluasi Pengadaan Logistik Pilkada 2024

kpu

Roma Hudi Fitrianto selaku Ketua Bawaslu Kota Blitar saat menyampaikan materi saat menjadi narasumber

Kota Blitar – Ketua Bawaslu Kota Blitar, Roma Hudi Fitrianto, menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Evaluasi Pengadaan Logistik pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar (19/03/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan, pengadaan, dan distribusi logistik selama tahapan pemilihan tahun 2024.

Roma Hudi Fitrianto mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara Bawaslu dan KPU Kota Blitar, serta seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengawasan pemilu. “Kolaborasi yang baik selama ini memungkinkan pengawasan yang kami lakukan tetap berjalan dengan efektif dan sesuai dengan prinsip demokrasi. Harapan kami, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan untuk memastikan setiap tahapan Pemilihan Tahun 2024 berjalan dengan lancar dan transparan,” tambahnya.

Dalam pemaparannya, Roma Hudi Fitrianto menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pengelolaan logistik pemilu agar prinsip 6T (tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat anggaran) dapat benar-benar terlaksana. Ia juga menyoroti peran sinergis antara Bawaslu dan KPU dalam memastikan distribusi logistik berjalan sesuai regulasi dan tidak menimbulkan kendala di lapangan.

“Pengawasan logistik adalah aspek krusial dalam keberhasilan pemilu. Kami memastikan bahwa penyimpanan, pendistribusian, serta penyortiran logistik dilakukan dengan transparan dan akuntabel. Selain itu, evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem agar lebih baik di pemilihan mendatang,” ujar Roma Hudi Fitrianto.

Dari hasil evaluasi, beberapa poin catatan konstruktif yang menjadi sorotan antara lain optimalisasi sistem digital untuk monitoring logistik, penerapan teknologi pelacakan real-time berbasis GPS, serta pelatihan bagi petugas PPK, PPS, dan KPPS terkait mekanisme distribusi dan pengelolaan logistik. Selain itu, juga disarankan penyediaan kendaraan cadangan guna mengantisipasi kendala distribusi akibat faktor cuaca.

Dengan adanya rapat evaluasi ini, diharapkan penyelenggaraan logistik pada pemilihan mendatang dapat lebih optimal, efisien, dan minim kendala. Bawaslu Kota Blitar akan terus berkomitmen dalam menjalankan tugas pengawasannya guna menjaga integritas pemilu maupun pemilihan di Kota Blitar.