Lompat ke isi utama

Berita

Optimalisasi Penggunaan Form-A pada Tahapan Kampanye, Bawaslu Kota Blitar gelar Monitoring dan Review

forma

Kota Blitar, 13 Oktober 2024 – Bawaslu Kota Blitar menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Review Pengawasan Pelaksanaan Kampanye melalui Rumah Data untuk Pemilihan Serentak Tahun 2024. Acara yang bertempat di Hotel Puri Perdana, Kota Blitar ini dihadiri oleh jajaran Ad Hoc Panwaslu Kecamatan beserta staf teknis dan Panwaslu Kelurahan se-Kota Blitar.

Kegiatan ini dibuka oleh M. Nur Aziz, selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Kota Blitar. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran aktif seluruh jajaran pengawas dalam memantau dan memastikan jalannya kampanye sesuai dengan regulasi yang ada.

 "Pengawasan dalam tahapan kampanye ini adalah bagian krusial untuk menjaga integritas dan netralitas pemilu. Kita harus memastikan bahwa setiap proses berjalan dengan tertib dan tidak ada pelanggaran yang luput dari pantauan. Peran teknologi seperti Rumah Data dan pemantauan di media sosial menjadi semakin penting untuk mendukung pengawasan kita," ujar Aziz.

Sesi materi pertama disampaikan oleh Nur Mustofa, seorang akademisi, yang membahas pentingnya penggunaan Form-A sebagai bukti pengawasan yang telah dilakukan. Form-A menjadi instrumen vital dalam mendokumentasikan setiap tahapan pengawasan yang dilakukan oleh jajaran Panwaslu.

Pada sesi kedua, dilakukan review terhadap Form-A yang sudah diunggah pada Rumah Data Bawaslu untuk setiap tahapan pemilu yang berlangsung. Selain itu, dalam tahapan kampanye ini, pengawasan siber melalui media sosial juga menjadi fokus utama. Mengingat pentingnya memantau konten kampanye yang dipublikasikan melalui platform digital, seluruh peserta yang hadir diimbau untuk turut serta dalam mengawasi dan melaporkan potensi pelanggaran yang terjadi di dunia maya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh jajaran pengawas di tingkat kecamatan dan kelurahan dapat melaksanakan tugas pengawasan kampanye dengan optimal, terutama dalam memanfaatkan teknologi dan Rumah Data sebagai alat bantu pengawasan yang efektif.